WoW dotA Allstars

This is Description

Tampilkan postingan dengan label healthy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label healthy. Tampilkan semua postingan

Januari 04, 2010

Diare? makan sawo donk...

Buah sawo muda ini,mempunyai kasiat yang sama dengan daun jambu biji yaitu menyembuhkan penyakit diare. Sawo muda ini juga mudah cara mengkonsumsinya yaitu dengan cara mengambil air yang terkandung dalam Buah sawo itu. Dan jia kita atau tetangga kita yang punya kita juga mengambil secara cum-cuma atau meminta tetangga kita. Dan juga sebagai alternatif lain jika kita tidak dapat menemukan daun jambu biji. Cara untuk mengkonsumsi buah sawo muda tidak diiris-iris atau dimakan dengan digigit langsung, melainkan kita harus dengan diparut terlebih dahulu,lalu ambil airnya. Jika kita langsung memakannya kita merasakan getah sawo muda tersebut. Cara untuk memproses adalah sebagai berikut:

Langkah-langkah:
1. Petik sawo muda berjumlah ganjil
2. Parut buah sawo muda sampai halus
3. Peras air sawo mudanya
Agar kasiatnya lebih manjur saya anjurkan untuk mencampur dengan air daun jambu biji yang direbus terlebih dahulu. Insyaallah obat tradisional ini akan membuat anda sembuh dari penyakit diare ini. Namun, buah ini kurang terkenal untuk penyembuhan penyakit ini disebabkan oleh banyak orang yang tidak tahu tentang manfaat sawo muda. Dan buah ini sangat sulit ditemukan karena hanya untuk orang yang mempunyai pohonnya saja, karena buah sawo muda tidak dijual.

kekentalan darah pada tubuh? apa yg terjadi?

KEKENTALAN DARAH DALAM TUBUH, MENGAPA TERJADI???

Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu "Mengapa harus minum air putih banyak-banyak. .?" 
Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa
dijelaskan sbb: 

Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. 

Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : 
Otak dan Darah. !! 

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, 
Sementara darah memiliki Komponen air 95%. 

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. 

Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok. 

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. 
Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari...? 

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...? 
Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri.Dari otak...? 

Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana jadinya...), 
melainkan dari sumber terdekat : Darah. !! 

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental.. 
Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer. 

Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) 
Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. 
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal. 

Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah 

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ' kan ...? 

Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat.. 

Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen, 

Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang makan...) 

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat 

Bila darah mengental... ),maka serangan stroke bisa lebih lekas datang 

Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8gelas sehari- atau- "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke. 

Anda yang pilih...!

rumput bisa sembuhkan penyakit diare?

Anda tinggal percaya atau tidak percaya sebuah rumput dapat menyembuhkan panas si kecil???. Ada suatu rumput yaitu adalah rumput sangket, daun rumput ini dapat menyembuhkan panas si kecil atau si kecil yang terkejut akhirnya badannya panas.tumbuhan ini banyak dipakai sama orang jawa pada zaman dahulu dan saat ini masih banyak digunakan oleh orang pedesaan.
Rumput ini banyak ditemukan dimana-mana,yapi banyak orang yang tidak menyadari kegunaan rumput sangket tersebut. Kalau di pedesaan rumput ini dibiarkan tumbuh denga bebas karena para orang pedesaan tahu dari manfaat dari tumbuhan tersebut. Rumput ini ditemukan di tembok-tembok rumah penduduk, dibawah pohon, dan di kebun.
Cara pemakaian untuk obat si kecil sangatlah mudah dan praktis. Caranya hanya meremas-remas daun sangket dengan dicampur dengan bawang merah agar hangat, minyak sayur, dan minyak kayu putih, lalu diremas-remas menjdi satu dan halus, lalu dioleskan ke ubun-ubun si kecil dan tubuh si kecil. Dengan merata, terutama pada bagian tangan dan kaki. Insaallah obat ini sangat manjur terhadap penyembuhan panas si kecil.
Dan ternyata obat dari daun sangket ini sangat manjur beberapa hari dari olesan si kecil menjadi sembuh. Di sini saya sudah mengamati tetangga saya yang mempunyai anak yang panas tapi panas itu tidak sembuh-sembuh, sampai orang tuanya bingung, akhirnya ada orang tua yang memberikan saran kepada orang tua tersebut, tadinya tidak percaya dengan omongan orang tua tadi. Tapi orang tu yang mempunyai anak yang panas itu akhirnya mencoba omongan orang tua tersebut. Akhirnya anak itu diberi obat dari daun sangket itu, beberapa hari setelah pemberian anak itu ternyata sembuh. Selain itu saya pernah Tanya pada orang tua saya , apakah saya dulu pernah sakit panas dan diberi ramuan daun sangket? Ternyata ya dan hasilnya juga manjur yaitu sembuh. Tapi sayAngnya daun sangkat ini belum ada yang meneliti, serta belum ada riset dari labolatorium, akhirnya banyak orang yang tidak percaya daun dari rumput sangket ini bisa menyembuhkan panas.

Penyesalan yg terkena penyakit HIV


Jakarta, Sejak usia 17 tahun, pemuda E sudah kenal dengan narkoba dan seks bebas. Selama 8 tahun berkubang kenikmatan yang menyesatkan. Ketika dirinya tersadar dan ingin bertobat tanpa diduga penyakit HIV AIDS membalas kelakuan buruknya.


Pria berumur 33 tahun yang minta dirahasiakan namanya itu mengaku terjerumus narkoba dan seks bebas pada tahun 1994. Semua berawal dari lingkungan.

"Itu karena pengaruh lingkungan yang sangat kuat. Saya sendiri tidak tahu dapat virus itu dari mana, apakah dari seks bebas atau dari narkoba. Kemungkinannya fifty-fifty," tuturnya ketika ditemui dalam acara seminar 'Membangun Kemandirian untuk Meningkatkan Upaya Penanggulangan AIDS di Indonesia' di FKUI-RSCM, Salemba, Jakarta (31/12/2009).

Keinginan untuk berhenti mengonsumsi narkoba muncul pada tahun 2002. "Saya mulai merasa sayang karena uang yang saya dapat dari kerjaan harus dipakai untuk narkoba," ujarnya.

Tapi tobat yang dilakukan rupanya sudah terlambat. Virus HIV sudah masuk ke tubuhnya yang menyerang kekebalan tubuhnya hingga tiga kali masuk UGD.

"Awalnya saya didiagnosa tifus karena gejala pertamanya hampir sama yaitu panas tinggi nggak turun-turun. Tapi setelah tiga kali bolak balik UGD, dokter mulai curiga dan akhirnya saya dites HIV," jelasnya.

Meski sempat terpukul menerima kenyataan pahit tersebut, E mulai bisa menerima kondisinya. Dengan dukungan keluarga dan teman-temannya, E kini berhasil mempertahankan kekebalan tubuhnya dengan rutin mengonsumsi obat Antiretroviral (ARV). Dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun, obat ARV mampu meningkatkan kekebalan tubuhnya hingga berkali-kali lipat.

"Sebelumnya sistem imun saya sangat lemah. Saya kena anemia, penglihatan kabur, gatal-gatal, toksoplasma dan streptococus. Tapi karena rutin konsumsi ARV, alhamdulillah saya lebih kuat," tuturnya.

Sejak tahun 2004 obat Antiretroviral disubsidi oleh pemerintah sehingga masyarakat tidak perlu lagi membayar sekitar Rp 300-500 ribu untuk mendapatkan obat tersebut (60 tablet untuk 1 bulan). Cukup dengan rutin mengonsumsi ARV dua kali sehari (pagi dan malam), seorang penderita virus HIV bisa bertahan bahkan bisa sembuh. 

Meski keadaannya kini sudah membaik dan stabil, tapi E masih punya beban mental yang dirasakannya. "Ketakutan saya adalah ketika orang lain tahu kita punya HIV. Mereka takut ketularan dan mengira virusnya bisa pindah lewat air liur atau jabatan tangan, padahal itu tidak benar," ujar pria yang kini aktif sebagai counsellor di support group Pokdisus AIDS di RSCM.

E pun menyarankan agar penderita HIV sebaiknya jangan mau kalah dengan virus tersebut. "Obatnya sudah ada, gratis pula. Hanya bayar 60 ribu per bulan, itu pun bukan untuk beli obat tapi untuk konsultasi dokter," ujar pria asal Jakarta yang merupakan sarjana lulusan universitas ternama di Indonesia.

Jalani hidup sehat, jauhi narkoba dan seks bebas jika tak ingin menyesal seumur hidup.

Jika Permen karet tertelan


Jakarta, Orangtua kadang tidak mengizinkan anaknya makan permen karet karena takut anak menelan permen karet tersebut. Apa yang terjadi jika permen karet tersebut tertelan oleh anak-anak?


Mungkin beberapa orang pernah mendengar kabar burung bahwa permen karet yang tertelan akan tetap tinggal di dalam perut selama 7 tahun. Tapi kabar tersebut tidaklah benar. Meskipun permen karet tidak dapat dicerna oleh perut seperti makanan lain, tapi sistem pencernaan bisa memindahkannya melalui aktivitas usus dan akan terbuang melalui feses saat anak buang air besar.

Tapi bukan berarti tertelan permen karet tidak berbahaya. Seperti dikutip dari Kidshealth, Minggu (3/1/2010), jika permen karet yang tertelan besar atau sering tertelan permen karet yang kecil-kecil bisa menimbulkan bahaya seperti dapat menghambat saluran pencernaan.

Anak-anak kecil biasanya belum mengerti bahwa permen karet berbeda dengan permen yang biasa dikonsumsinya, karena permen ini hanya untuk dikunyah bukan ditelan seperti permen lainnya. Sebaiknya anak di bawah usia 5 tahun tidak diberikan permen karet, karena di usia tersebut anak belum bisa memahami bahwa permen karet tidak boleh ditelan.

Permen karet biasanya terbuat dari pemanis, perasa dan bahan sintetis (gum resin). Tubuh manusia dapat menyerap pemanis seperti gula dan bisa menambah kalori jika permen karet tersebut mengandung gula yang tinggi. Tapi pencernaan manusia tidak bisa mencerna gum resin. Biasanya dengan bantuan gerakan peristaltik dari usus (usus mendorong bahan tersebut), maka permen karet tersebut akan keluar saat orang BAB.

Salah satu bahaya terbesar jika permen karet yang dimakannya tertelan adalah anak berisiko tersedak. Ini biasanya terjadi pada anak yang belum memiliki mekanisme mengunyah dan menelan yang baik. Karena jika anak tersedak dan menutup saluran pernapasannya, hal ini bisa membuat anak susah bernapas dan berakibat fatal seperti kematian.

Rata-rata anak yang lebih tua atau orang dewasa tidak terlalu memiliki risiko yang berbahaya jika tertelan permen karet. Tapi tidak ada salahnya jika orangtua memberikan pengertian terlebih dahulu sebelum memberikan permen karet pada anaknya.

sapa nohh yg sring telan permen karett..
wakakkaakkaka !